Jadi Petahana Pilkada Ponorogo, Bupati Ipong : ASN Harus Netral

By on December 31, 2019 0 215 Views

APARATUR Sipil Negara (ASN) di Ponorogo diminta netral dan tidak perlu ikut-ikutan main politik pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo 2020 mendatang. ASN diharap tetap profesional dan tidak perlu terlibat dalam dukung-mendukung calon yang maju dalam kontestasi tersebut.

Meski dirinya telah memastikan diri maju dan mencalonkan diri sebagai bacabup, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni tetap menginginkan agar para ASN Pemkab Ponorogo tidak memihak satu atau lain calon.

Bupati Ipong saat memberikan pengarahan di depan para pejabat yang baru saja dilantik pada jabatan barunya, Selasa (31/12/2019).

“Jadi netral saja. Jadilah ASN yang profesional,” tegasnya usai melantik 226 pejabat dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemkab Ponorogo, Selasa (31/12/2019).

Dikatakannya, saat ini dirinya sudah memastikan diri untuk maju dalam pilkada Ponorogo 2020. Sejumlah partai telah menyatakan siap untuk mengusung dan mendukungnya. Karenanya ia telah mantap menjadi calon petahana dalam pilkada tersebut.

Wabup Soedjarno juga dikabarkan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak. Bahkan, lanjutnya, santer terdengar kabar akan melaju dalam pendaftaran melalui jalur independen atau perseorangan.

“Saya maju (mencalonkan diri), pak Djarno juga mungkin maju, maka siapa yang harus dipilih? Lewat forum ini saya tegaskan, ASN sudah punya aturan yang tegas mengatur bahwa ASN tidak boleh berpolitik. Karena itu tidak usah bingung mendukung siapa pun (peserta pilkada). Bahwa dalam hati suka dan ingin memilih salah satu dari peserta yang maju, ya silahkan,” ujarnya.

ASN juga diminta tidak perlu sampai ikut dalam kampanye karena aturannya sudah sangat jelas melarang. Juga tidak perlu ikut-ikut menyebar hoax atau berita bohong terkait pilkada Ponorogo. Apalagi, pada masanya nanti, hoax tentu akan ramai memenuhi ruang informasi di Ponorogo. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *