Gerakan Subuh Berjamaah Berlanjut, Bupati Ipong: Tidak Hanya Menuntaskan Kewajiban Tapi Substansi Subuh Berjamaah

February 20, 2020 10:15 WIB 160 Views

Gerakan subuh berjamaah Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada 20 Februari 2020 berlanjut ke Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo. Rombongan Bupati Ipong dan jajaran tiba dilokasi pukul 04.00 WIB.

Bertempat di Masjid Al-Hidayah antusias masyarakat dan jamaah desa Prejegan ini cukup banyak, ditengah hujan yang mengguyur wilayah Ponorogo sejak kemarin sore, warga desa Prajegan tetap ramai berbondong-bondong mengikuti subuh berjamaah bersama Bupati Ipong dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Tidak sendiri Bupati Ipong ditemani Pengurus NU Jawa Timur dan Kota Samarinda, dan tentu pejabat kabupaten Sektetaris Daerah, Ketua DPRD, Jajaran Kepala OPD Kabupaten Ponorogo, juga forkopimka kecamatan Sukorejo beserta perangkat Desa Prajegan.

Setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah pada kesempatan tersebut dilaksanakan dialog bersama Bupati Ipong, Dialog yang pertama disampaikan oleh KH. Mohammad Nasori – Al Khafid, Ponpes Bani Hasan, ia menjelaskan sejarah Pondok Pesantren dan proses pembangunan masjid tersebut kepada jamaah subuh berjamaah.

This slideshow requires JavaScript.

“Sebagai salah satu masjid yang punya sejarah yang cukup panjang, masjid ini dan Pondok Quran, TPQ, Diniyah, Hafalan Quran dan Ngaji Kitab Kuning. Yang ada disini, ada dari Sumatra, Madiun, Jakarta, Belitung, Ponorogo,” kata KH. Mohammad Nasori.

“Dan di masjid ini menerima siapapun yang mau belajar Quran, TPQ, dan Kitab Kuning sehingga ada kebermanfaatan untuk saling berbagi,” ungkapnya.

Bupati Ipong dalam kesempatan dialog bersama Jamaah Subuh Masjid yang didirikan tahun 1992 ini menyampaikan pentingnya sholat subuh berjamaah.

“Subuh berjamaah merupakan salah satu gagasan yang saya gerakan diseluruh Ponorogo, maka diperlukan upaya yang terus menerus. Jadikan subuh berjamaah sebuah viral hingga kegiatan ini menjadi sebuah kebiasaan dalam masyarakat, agar subuh berjamaah bisa menjadi tradisi dan kebanggaan untuk masyarakat Ponorogo kedepan,” tutur Bupati Ipong.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh camat dan kepala desa untuk melaksanakan subuh berjamaah di daerahnya masing-masing. Kalau itu terus dilaksanakan maka gerakan ini akan membawa Ponorogo menjadi Kabupaten yang dirahmati oleh Allah SWT, karena subuh adalah salah satu sholat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah yang luar biasa manfaatnya dan dapat dilaksanakan silaturahmi setelahnya,” imbuhnya.

Selain melaksanakan sholat subuh dan dialog bersama jamaah Masjid Al-Hidayah Bupati Ipong memberikan bantuan untuk infaq masjid dari Pemerintah dan Swasta yang ikut andil dalam mensukseskan Gerakan Subuh Berjamaah tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Lebih lanjut setelah dilaksanakannya rangkaian acara Subuh Berjamaah Pemerintah Desa Prejegan bersama Bupati Ipong melaunching Seni Musik Angklung “Suryo Pandhowo” Desa Prajegan yang diprakarsai anak-anak muda, besar harapan dari Bupati Ipong inovasi seperti ini terus digeliatkan untuk mendukung ekonomi kreatif di Ponorogo.

Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, 20 Februari 2020
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kabupaten Ponorogo

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *