Naik Perahu di Tengah Kota Ponorogo, Bupati Ipong : Jadi Teringat Venesia

By on February 24, 2020 0 598 Views

“SAYA jadi teringat Venesia (sebuah kota sungai di Italia). Saya tidak merasa sedang berada di Cokromenggalan,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai naik perahu di Dam Cokromenggalan bersama sejumlah anggota Forkopimda Ponorogo, beberapa kepala dinas dan para punggawa Pantangi (Paguyuban Cintai Sungai), Senin (24/2/2020).

Kesempatan pertama mencoba naik perahu di sungai Cokromenggalan meninggalkan kesan tersendiri bari orang nomor satu di Ponorogo ini. Sebab, mungkin di masa sekarang sudah cukup sulit mendapati sungai yang bersih.

Bupati Ipong dan rombongan saat mencoba berperahu di Dam Cokromenggalan, Senin (24/2/2020).

“Alhamdulillah, ternyata sungai kita ini bersih. Dan saya lebih bangga karena ini adalah daerah saya (Bupati Ipong lahir dan besar di Kelurahan Cokromenggalan),” ujarnya.

Ia mengacungi jempol untuk Pantangi yang sejak lebih dari dua tahun terakhir secara sukarela menjaga sungai Cokromenggalan agar tetap bersih sehingga kondisinya sekarang menjadi lebih baik. Dam Cokromenggalam yang berada di tengah-tengah kota Ponorogo bisa berfungsi menjadi lokasi wisata alam yang tidak kalah menarik dengan wisata alam di pegunungan di Ponorogo yang memang indah.

“Ini sudah bagus. Tapi karena ini swadaya masyarakat, jadi kalau masih sederhana ya tidak apa-apa. Diteruskan saja dulu. Kalau nanti memerlukan fasilitas tambahan, diskusilah dengan para kepala dinas terkait melalui Pak Lurah. Saya yakin, kalau ini dikelola dengan baik, pasti akan jadi tujuan wisata yang menarik di Ponorogo ini,” ulasnya.

Bupati Ipong (kemeja putih) saat melambaikan tangan kepada warga yang melintas di atas Dam Cokromenggalan.

Bupati Ipong berpesan, kondisi alam sekitar sungai yang alami harus dipertahankan. Ia tidak setuju kalau ada yang usul agar bibir sungainya ditalud. Sebab, justru bibir sungai yang alami dari tanah itulah yang bisa menyerap air dan bisa menekan banjir.

“Talud rigid (cor) itu justru penyebab banjir karena air meluap karena tidak terserap,” ungkapnya.

Ketua Pantangi Teguh Haryono mengaku bangga kerja keras para anggota Pantangi mendapat tanggapan positif Bupati Ipong. Ia berharap di masa mendatang Dam Cokromenggalan bisa menjadi contoh bagi sungai-sungai lain di Ponorogo.

“Ya kalau kita sudah bisa begini, maka kita akan lebih senang kalau sungai-sungai lain di Ponorogo juga bisa jadi wisata seperti kita. Itu artinya semua sungai di Ponorogo ini bersih. Otomatis, Ponorogo lebih sehat dan alamnya lestari,” kata Teguh. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *