Desa Perbatasan Ponorogo-Magetan Inisiatif Semprot Fasum Dengan Disinfektan

By on March 26, 2020 0 231 Views

DESA Lembah, Kecamatan Babadan, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun mengambil inisiatif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Caranya, melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas umum yang ada di desa tersebut.

“Kami mencoba menekan penyebaran virus corona karena virus ini bisa menempel di benda-benda yang kita pegang. Nah, kali ini kami mencoba membunuh kuman, bakteri, termasuk virus, kalau bisa virus corona walaupun belum ada yang positif ya di Ponorogo. Semua tempat yang sering didatangi warga kami semprot dengan disinfektan. Kami lakukan karena desa kami ini berbatasan langsung dengan Magetan dan sedikit Madiun,” kata Kepala Desa Lembah Heri Setyo Kurniawan, Kamis (26/3/2020).

Salah satu warga saat menyemprot salah satu kelas di PAUD Desa setempat

Pada penyemprotan kali ini, 15 petugas penyemprot dari warga setempat dikerahkan. Mereka berkeliling ke seluruh bagian desa. Mulai dari sekolah-sekolah, masjid dan musala, pos-pos kamling dan tempat lainnya. Penyemprotan mengunakan sprayer pertanian yang biasa untuk menyemprot hama tetap sebelumnya telah dicuci bersih dengan deterjen.

“Selain itu, kami bersama-sama Bhabinsa, Babinkamtibmas dan petugas kesehatan mengawasi penyemprotan ini. Warga juga diberi kesadaran pentingnya cuci tangan dan penerapan pola hidup bersih dan sehat. Kami juga minta warga melapor kalau ada yang baru saja datang dari daerah terjangkit,” ujar Heri.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di tempat ibadah

Untuk sosialisasi kesadaran terhadap penularan corona ini Pemerintah Desa Lembah memanfaatkan mobil siaran keliling yang dilengkapi perangkat pengeras suara. Petugas dari desa yang melakukan ‘siaran’ tidak hanya menjelaskan soal virus corona, tapi juga membacakan beberapa kebijakan dari pemerintah terkait corona.

Penyemprotan yang dilakukan di kelas-kelas salah satu gedung SD di Desa Lembah

Kebijakan tersebut di antaranya adalah Instruksi Bupati Ponorogo tentang Penanggulangan Covid-19, Surat Edaran Bupati Ponorogo tentang himbauan untuk menunda aktifitas warga seperti resepsi pernikahan dan sejenisnya, Surat Edaran Sekda tentang himbauan agar warga Ponorogo tidak keluar dari Ponorogo kecuali darurat dan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona.

Pos Kamling sebagai tempat berkumpulnya warga yang mendapat giliran berjaga tidak lepas dari penyemprotan

Untuk pelaksanaan kegiatan ini, Hari mengaku pihaknya mengambil anggaran desa. “Kita manfaatkan pos bencana. Ini adalah ikhtiar kita untuk menjaga warga kita dari wabah ini,” pungkas Heri. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *