Hasil Rapid Test Massal Pemkab Ponorogo, 36 Reaktif

May 20, 2020 14:58 WIB 2192 Views

SEBANYAK 36 alat rapid test covid-19 yang digunakan dalam uji cepat massal corona oleh Pemkab menunjukkan hasil reaktif. Temuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR test).

“Kita melakukan rapid test dengan jumlah mendekati 400 orang peserta secara acak di titik yang ditentukan. Hasilnya, dari hampir 400 itu, sebanyak 36-nya reaktif dan selanjutnya mulai hari ini kita uji swab,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Rahayu Kusdarini, Rabu (20/5/2020).

Pelaksanaan Rapit Test Masal Corona di Pasar Legi Relokasi, Selasa (19/05/2020)

Rapid test massal oleh tim gabungan Pemkab Ponorogo telah dilaksanakan sejak Selasa (19/5/2020) siang hingga Rabu (20/5/2020) dinihari. Tes cepat tersebut dilaksanakan oleh dua tim gabungan yang terdiri dari tenaga kesehatan Dinkes Ponorogo, anggota Dinas Satpol PP, TNI, Polri dan sejumlah dinas terkait.

Tes sampling acak tersebut dilaksanakan di sejumlah titik yang dinilai strategis sebagai tempat berkumpulnya warga. Di antaranya sebuah pusat perbelanjaan, seluruh ruas Jalan Suromenggolo atau Jalan Baru, satu buah masjid yang berada di tepi jalan protokol, beberapa kafe, Pasar Legi Relokasi dan Pasar Stasiun.

Petugas Rapid Test tengah mengamati hasil test

Rahayu Kusdarini menambahkan, untuk warga yang hasilnya reaktif akan dilakukan isolasi di tempat umum dan bukan isolasi mandiri. Hal ini agar isolasi bisa berlangsung secara disiplin.

“Untuk yang reaktif juga harus menjalani isolasi di tempat umum sampai hasil uji swab keluar. Kalau positif dirawat, kalau negatif ya berarti setelah isolasi dilanjut sampai 14 hari dan setelah itu isolasi selesai,” terang wanita yang akrab disapa Irine ini.

Alat yang digunakan untuk Rapid Test di Ponorogo

Pemkab Ponorogo menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.000 unit. Alat rapid test ini merupakan sumbangan dari Pemprov Jatim, stok Pemkab Ponorogo dan sumbangan dari anggota DPR RI Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni. Bila pada perkembangannya dibutuhkan rapid test lagi, maka Pemkab akan melaksanakannya kembali. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *