Usung Beragam Makna, Kang Bupati Lepas Kirab 1.000 Obor di Desa Karangan

PIJAR 1.000 obor menerangi jalanan di Desa Karangan Kecamatan Badegan, Kamis (4/8/2022) malam. Warga setempat berjalan kaki sambil membawa obor dari kantor desa setempat menuju makam Ki Demang Tjokromenggolo dan Ki Demang Copiro.

Rute kirab sejauh dua kilometer penuh dengan barisan manusia. Tradisi itu sudah berlangsung menahun di Desa Karangan setiap menyambut bulan Muharam.

Nyaris sama dengan kirab yang menandai perpindahan pusat pemerintahan Ponorogo dari Kota Wetan ke Kota Tengah, warga Desa Karangan juga mengarak pusaka berbentuk tombak lengkap dengan payung.

Kearifan lokal terasa karena mayoritas peserta kirab mengenakan busana Ponoragan dan penadon. ‘’Kegiatan ini murni dari hasil swadaya masyarakat,’’ kata Kepala Desa Karangan Pujianto.

Kang Bupati Sugiri Sancoko bersama Kades Karangan Pujianto dan masyarakat setempat berjalan kaki membawa obor menuju pemakaman leluhur Kamis (4/8/2022).

Menurut dia, setiap rukun tetangga (RT) di Desa Karangan menyertakan peserta kirab. Terkumpul 1.000 massa yang berbekal obor dari rumah mereka masing-masing. Kirab obor itu bertujuan menjalin kerukunan dan mendoakan arwah para leluhur.

‘’Kami juga selalu berharap Desa Karangan gemah ripah loh jinawi (tenteram dan makmur dengan lahan pertanian amat subur),’’ ungkap Pujianto.

Tradisi kirab 1.000 obor di Desa Karangan sempat jeda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyempatkan diri datang untuk memberangkatkan peserta kirab obor yang jumlahnya mencapai seribu orang itu.

Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko—menyebut obor sebagai simbol kesinambungan tradisi. ‘’Ponorogo itu kental dengan budaya dan tradisi untuk mengenang para pendahulu,’’ terangnya.

Kang Bupati meminta warga Desa Karangan melestarikan tradisi kirab obor itu. Apalagi, banyak makna di balik obor dengan api yang menyala.

Dapat diartikan sebagai semangat juang, lambang ilmu pengetahuan, gerakan pencerahan, dan simbol persahabatan. Belakangan nyala obor juga menjadi simbol kesetaraan, perdamaian, dan toleransi. (kominfo/win/hw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*