DKP Ingin Angkat Seni dan Budaya Ponorogo Berbasis Penelitian
DEWAN Kesenian Ponorogo (DKP) di bawah kepemimpinan Wisnu Hadi Prayitno hendak mengambil peranan lebih. Wisnu memimpin langsung rapat kerja di Ruang Bantarangin, Kamis (13/6/2024), untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan. Bahkan, DKP ingin membentuk cabang organik di setiap kecamatan. “Anggotanya nanti perwakilan dari setiap desa,” kata Wisnu.

Menurut dia, dewan kesenian adalah mitra pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui jalur seni. Pihaknya ingin mewadahi ide berkesenian dari seluruh lapisan masyarakat. “Jadi tidak hanya menampung ide dari pengurus dewan kesenian meskipun terdiri dari berbagai bidang seni,” terangnya.
Wisnu berharap DKP tidak sekadar berperan melestarikan seni dan budaya. Namun, ada keterlibatan pakar seni serta kalangan akademisi sehingga mampu mengangkat seni dan budaya Ponorogo berbasis penelitian. “Akan terbentuk ekosistem seni budaya berbasis research,” jelas Wisnu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi mendukung langkah DKP yang menyusun program jangka pendek, menengah, serta program jangka panjang. Apalagi, rencana membentuk cabang organik di tingkat kecamatan. “Karena dalam kurun 25 tahun ke depan, Ponorogo akan menjadi episentrum budaya. Pusatnya budaya,” yakin Judha. (tim kominfo)