Ponorogo Jadi Titik Kumpul Alumni Pondok Pesantren Tebuireng
ALUMNI Pondok Pesantren Tebuireng ternyata banyak yang berasal dari Ponorogo. Setidaknya, para santri lulusan pondok pesantren yang didirikan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, itu memilih berkumpul di Ponorogo, Minggu (1/7/2024) malam. Alumni berdatangan dari daerah-daerah eks-Karesidenan Madiun dan eks-Karesidenan Kediri menuju Pondok Pesantren Thoriqul Huda di Desa Cekok Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo.

Gus Ivan –sapaan Muhammad Dzannuroin Aldivano, zuriah pendiri Pondok Pesantren Tebuireng– mengingatkan pentingnya memperkuat ikatan antar alumni santri. “Sekalipun zaman sudah berubah, semangat belajar ilmu agama harus tetap dijaga baik di dalam maupun di luar pondok,” pinta Gus Ivan.
Menurut dia, pertemuan yang baik adalah di tempat yang baik selayaknya di Pondok Pesantren Thoriqul Huda. Pun, terlalu sering bertemu tidak baik. Sebaliknya, tidak pernah bertemu juga tidak baik. “Maka jadikan temu alumni malam ini sebagai kesempatan sharing ilmu,” terangnya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut hadir di Pondok Pesantren Thoriqul Huda menyebut temu alumni Tebuireng dapat menjadi inspirasi bagi para orang tua untuk menekankan pendidikan agama kepada anak-anaknya. “Belajar bersama guru dan sanad yang jelas sehingga anak-anak Ponorogo menjadi generasi berkualitas baik dari segi akal maupun akhlaknya,” ungkap Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko. (tim kominfo)