Pojok Ponorogo di Perpusda Simpan Koleksi Khusus Bahan Bacaan Konten Lokal
CERITA rakyat, kearifan lokal, dan kekhasan budaya di Ponorogo terawat dengan baik. Sebab, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Ponorogo rutin melombakan penulisan konten lokal itu setiap tahun. “Kami selalu membukukan sepuluh karya terbaik dan menjadi koleksi di Pojok Ponorogo,” kata Agus Sri Wahyuni, kabid Layanan Informasi Perpustakaan daBaca Layanan Kearsipan di Dinas Perpusip Ponorogo, Jumat (11/10/2024).

Menurut dia, perpustakaan daerah berkewajiban mengelola muatan literasi lokal yang juga menjadi koleksi khusus. Karena itu, pihaknya tetap menggelar rutin lomba penulisan konten lokal meskipun kurang mengundang minat peserta. “Karya terbaik akan menjadi bahan lomba bertutur tingkat provinsi,” terangnya.
Masih kata Agus, peserta lomba bertutur itu berasal dari pelajar sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Mereka berlomba di tingkat kabupaten sebelum juaranya mewakili Ponorogo maju lomba di tingkat Jawa Timur. “Wakil Ponorogo beberapa kali meraih juara lomba bertutur tingkat provinsi,” jelasnya.

Koleksi muatan literasi lokal di Perpusda Ponorogo berisi sejarah terbentuknya desa- desa yang ada dengan beragam kisah. Selain itu, cerita-cerita yang selama ini muncul di tengah masyarakat terdokumentasikan dengan rapi. “Termasuk adat istiadat dan keragaman budaya, setiap tahun koleksi kami bertambah,” ungkap Agus. (tim kominfo)