Wabup Lisdyarita Menangis Haru Saat Peringati Hari Ibu
PERINGATAN Hari Ibu terasa spesial di Ponorogo karena Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita adalah seorang perempuan. Bunda Lisdyarita tak kuasa menahan air mata saat menghadiri peringatan Hari Ibu di Kelurahan Tonatan. “Saya tidak akan bisa jadi wakil bupati tanpa dukungan dari ibu,” ujarnya sembari menangis haru saat berbagi cerita bersama kader PKK Kelurahan Tonatan, Rabu (18/12/2024).

Menurut dia, seorang ibu selalu memiliki kata ajaib untuk memberi dukungan kepada keluarganya. Bunda Lisdyarita merasakan keampuhan nasihat seorang ibu tatkala kali pertama hendak terjun ke dunia politik. “Ibu bilang, perempuan yang masuk ke dunia politik akan membawa keseimbangan dan kamu akan bermanfaat untuk banyak orang,” kenangnya.
Bagi Bunda Lisdyarita, “Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045″ –sesuai tema peringatan Hari Ibu 2024– bukan hanya yang bekerja di luar rumah. Melainkan termasuk perempuan yang pantang menyerah di berbagai keadaan di dalam rumah maupun di luar rumah. “Ibu adalah para perempuan hebat dengan karyanya masing-masing. Bayangkan apa yang akan terjadi pada keluarga tanpa adanya seorang ibu,” tanyanya.

Kedua mata Bunda Lisdyarita kembali basah bersamaan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Ponorogo mengajak untuk menyanyikan lagu berjudul Bunda. Wabup Lisdyarita meminta para ibu tetap menjadi perempuan hebat meskipun harus berbagi peran. “Baik sebagai ibu, istri, pekerja, atau pegiat organisasi harus tetap kuat ya bu,” pungkasnya. (tim kominfo)