Reward Kemenparekraf untuk Ponorogo, Panggung Mixzone Creative Hub Senilai Hampir Rp 1 Miliar

FASILITAS umum di Ponorogo terus bertambah. Panggung semi terbuka beratap membran kini berdiri di Jalan Pramuka dengan konsep Mixzone Creative Hub. Definisi creative hub yang jamak selama ini adalah penyediaan ruang serta dukungan untuk pengembangan jejaring, pengembangan bisnis, keterlibatan masyarakat dalam sektor kreatif, budaya, dan teknologi.

Bupati Sugiri Sancoko saat meresmikan Mixzone Creative Hub, Selasa (31/12/2024) malam, menyebut Ponorogo sedang menemukan momentumnya. Operasional bangunan panggung dengan struktur besi di barat Stadion Batoro Katong itu beriringan saat Reog Ponorogo mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari UNESCO. “Tempat lahirnya reog juga akan menyusul masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO,” kata Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko. 

FOTO : ERWIN SUGANDA/KOMINFO PONOROGO
KREATIF : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Forkopimda meresmikan Mixzone Creative Hub di Jalan Pramuka, Selasa (31/12/2024) malam. 

Mixzone Creative Hub dengan nilai proyek berbiaya sekitar Rp 945 juta dari APBN itu senyatanya bentuk reward Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) setelah Ponorogo berulangkali meraih predikat Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Nasional. Bahkan, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) bentukan Kemenparekraf sudah resmi mengusulkan Ponorogo bersama Kota Malang menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN). 

Kang Bupati berharap adanya creative hub dapat menumbuhkan, mengasah, dan mengulik kreativitas. Terjadi pergeseran baru dalam sektor budaya ketika ruang bukan sekadar tempat komunitas menyalurkan ekspresi, karya, ide, dan aspirasi. “Menggugah masyarakat untuk ikut berkreasi untuk saling asah dan saling asuh sehingga Ponorogo layak masuk jejaring kota kreatif dunia,” jelasnya. (kominfo/win)