Dorong Anak Muda di Ponorogo Berwirausaha, Termasuk Kalangan Santri
MENGGUGAH kalangan anak muda agar tertarik menjadi pengusaha. Sebuah talk show bertema “Muda Bertalenta, Muda Berwirausaha” berlangsung di Gedung Terpadu Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Selasa (21/01/25). Regional Chief Executive Officer (RCEO) Regional Operation (RO) VIII Surabaya Bank Syariah Indonesia (BSI) Jajang Abdul Karim tampil memberikan welcome speech.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono yang mewakili Bupati Sugiri Sancoko juga sempat naik podium. Jajang di awal paparannya sengaja menyoroti rasio kewirausahaan di Indonesia yang hanya menyentuh angka 3,35 persen. Angka itu terpaut cukup jauh dari negara maju yang rasio wirausaha atau pengusaha terhadap jumlah penduduknya sebesar 10 hingga 15 persen.
“Saya akan ikut bangga kalau tumbuh UMKM-UMKM yang diprakarsai anak muda,” kata Jajang. Pun, BSI meluncurkan program talenta wirausaha dengan berbagai kemudahan agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh. “Program ini juga menyasar lingkungan pesantren dengan adanya lomba kategori wirausaha santri,” imbuh Jajang.
Sementara itu, Sekda Agus Pramono mengungkapkan bahwa Pemkab Ponorogo juga sedang mengupayakan tumbuhnya iklim UMKM. Di antara upaya itu adalah menciptakan ekosistem wisata dan beragam program yang berpihak ke usaha informal. “Mulai membantu permodalan sampai pelatihan manajemen,” ungkap Agus Pram –sapaan Agus Pramono.
Menurut dia, Pemkab Ponorogo sedang menggodok konsep Desa Hebat yang salah satu indikator idealnya adalah ekonomi yang kuat. Dari indikator ini akan menumbuhkan UMKM di desa-desa. “Ada konsep pertumbuhan ekonomi secara detail yang menyentuh UMKM dan BUMDes,” terangnya.

Dalam acara Onboarding Talenta Wirausaha BSI 2024 di Unida Gontor itu juga diserahkan plakat dari BSI yang diterima oleh Sekda Agus Pramono dan Rektor Unida Hamid Fahmy Zarkasyi. Acara ditutup dengan talk show yang menghadirkan narasumber kompeten di bidang UMKM. (kominfo/dvi)