Jumlah Pondok Pesantren di Ponorogo Genap 120, Tambah Khasanah Sebagai Kota Santri
LAYAK jika Ponorogo menyandang predikat Kota Budaya sekaligus Kota Santri. Sebab, jumlah pondok pesantren kini genap menjadi 120 bersamaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meresmikan PP Azmania Putra di Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman, Sabtu (01/02/2025).

RESMI: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko didampingi Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, menyerahkan plakat pada perwakilan Yayasan Bina Miwaihidin, sebagai tanda diresmikannya Ponpes Azmania Putra pada Sabtu (01/02/2025)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Ponorogo Nurul Huda mengatakan bahwa jumlah 120 pondok pesantren menambah khasanah (kekayaan) bagi Ponorogo sebagai Kota Santri yang sebelumnya sudah kental dengan kekayaan budayanya. “Budaya yang penuh religi dan religi yang terus dibudayakan,” kata Nurul Huda.
Menurut dia, pondok pesantren menjadi awal lahirnya generasi-generasi emas Indonesia pada 2045 mendatang. ” Pondok pesantren adalah tempat baik untuk menempa anak-anak menjadi santriwan-santriwati yang selamat untuk urusan dunia maupun akhirat,” jelasnya.
Sementara itu, Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– bersyukur dengan hadirnya satu lagi lembaga pendidikan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan dakwah tersebut. Kang Bupati sependapat dengan kakanmenag bahwa pesantren menjadi tempat yang keren untuk menyiapkan generasi penerus bangsa.
“Kenapa keren, karena di pesantren bisa mendapatkan ilmu pengetahuan, bisa ngaji, dan yang paling penting mendapat teladan langsung dari para kiai dan ustad,” terangnya.

Kang Bupati berharap Pondok Pesantren Azmania bisa berkolaborasi bersama dengan pemerintah daerah untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik secara intelektual maupun secara kepribadian.
“Mudah-mudahan ke depan kami bersama dengan Azmania dapat menghadirkan sebuah zaman di mana generasi penerus dari Ponorogo memiliki SDM hebat-hebat. Dan yang lebih penting adalah akhlaknya yang karim luar biasa,” pungkas Kang Bupati dalam waktu bersamaan juga meresmikan Masjid Al-Waalidaini Rahimahumallah di lingkungan PP Azmania.
PP Azmania Ponorogo sendiri sudah mulai berjalan sejak 2015 yang berangkat dari sebuah yayasan. Pondok pesantren itu sekarang memliki total 350 santri, terdiri dari 280 santri putri dan 70 santri putra. (kominfo/mey)