Warna Kuat SMPN 4 Ponorogo Tanamkan Jiwa Usaha, Berkesenian, Kepekaan Sosial
KEWIRAUSAHAAN menjadi warna tersendiri dalam pembelajaran di SMPN 4 Ponorogo. Pelajar sekolah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu giat membuat beragam kerajinan tangan, selain aktif di aktivitas ekstrakurikuler yang berorientasi ke usaha produktif.

HANGAT: Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita foto bersama Grup Reog SMP Negeri 4 Ponorog Singo Mulang Joyo, Kamis (06/02/2025)
Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita menangkap pola pendidikan yang menjadi bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (F5) itu saat ikut merayakan HUT ke-46 SMPN 4 Ponorogo, Kamis (6/2/2025). “Ada juga pelatihan membatik, hasil karya anak-anak layak dipasarkan di gerai UMKM Gadung Melati atau pusat oleh-oleh lainnya,” kata Bunda Lisdyarita.
Wabup juga mengapresiasi penampilan Grup Reog Singo Mulang Joyo milik SMPN 4 Ponorogo. Apalagi, seperangkat alat kesenian khas Ponorogo itu berasal dari sumbangan alumni sekolah yang sama angkatan tahun 1983. “Implementasi P5-nya luar biasa, kewirausahaan berjalan bersama dengan berkesenian,” puji Bunda Lisdyarita.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Ponorogo Winarti mengungkapkan bahwa pihaknya juga menanamkan jiwa sosial bersamaan peringatan ulang tahun kali ini. Seluruh warga sekolah mengumpulkan sembako lalu menyalurkannya ke warga yang membutuhkan. Bersamaan itu, anak-anak Spapo –sebutan SMPN 4 Ponorogo– menyempatkan berkunjung ke sejumlah SD untuk menularkan ilmu ke-Pramuka-an. “Mengasah kewirausahaan, berkesenian, dan jiwa sosial,” ungkapnya.

Menurut dia, kerajinan batik yang dipamerkan adalah karya siswa kelas VIII. Sedangkan siswa kelas IX unjuk kebolehan menampilkan permainan tradisional di depan Wabup Lisdyarita. SMPN 4 selama ini menerapkan kaderisasi di Grup Reog Singo Mulang Joyo agar pembinaan tidak putus. “Kami gelar Spapo Competition dengan peserta SD untuk menjaring minat dan bakat calon peserta didik SMPN 4 Ponorogo,” ujarnya. (kominfo/mey)