Bupati Sugiri yang Urung Masuk SMAN 1 Ponorogo, Akhirnya Jadi Anggota Luar Biasa Ikatan Alumni
PROUD (kebanggaan) juga muncul dari alumni SMA Negeri (SMAN) 1 Ponorogo. Selama 65 tahun berdiri, sekolah lanjutan atas yang kali pertama berdiri pada 1 Agustus 1960 itu sudah meluluskan 61 angkatan dengan 19.081 lulusan. Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Ponorogo sengaja menggelar reuni lintas generasi dengan tajuk Reuni Akbar Ganesha Specta 2025, pada Rabu (2/4/2025), di halaman sekolah. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang notabene alumnus sekolah menengah kejuruan (SMK), akhirnya dikukuhkan sebagai Anggota Luar Biasa IKA SMAN 1 Ponorogo.

Menurut Samoedra Hendrik, ketua panitia Reuni Akbar Ganesha Specta 2025, dari belasan ribu alumni sekolahnya kini menyebar di seluruh Indonesia dan sebagian menetap di luar negeri. Tidak sedikit yang sudah almarhum dan almarhumah karena pendirian SMAN 1 Ponorogo nyaris setara dengan usia rata-rata harapan hidup penduduk Indonesia. ‘’Reuni kali ini bukan sekadar mengenang masa-masa indah di sekolah, tetapi juga bentuk kebanggaan terhadap Ponorogo,’’ katanya.
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko mengakui SMAN 1 Ponorogo adalah sekolah favorit yang banyak melahirkan putra dan putri daerah terbaik. Sederet nama alumni SMA pertama di Ponorogo itu menjadi tokoh-tokoh penting yang berpengaruh hingga tingkat nasional. Pun, Kang Giri remaja dulu ingin bersekolah di SMAN 1 Ponorogo namun tidak kesampaian karena satu atau lain hal. ‘’Pak Sesmenko Susiwijono Moegiarso dan Bu Atika Banowati adalah alumnus SMAN 1 Ponorogo. Kalau saya lulusan STM Jenangan,’’ terang Kang Giri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Ponorogo Daminto mengungkapkan sejarah panjang sekolah yang sekarang dipimpinnya. Awal berdiri tidak memiliki gedung sendiri hingga kegiatan belajar mengajar terpaksa menumpang dan berpindah-pindah di sejumlah lokasi. Beberapa bangunan yang pernah ditempati adalah SMP Negeri 2 Ponorogo di Jalan Basuki Rahmat; Paseban Alun-Alun, barak-barak penampungan di depan Makodim 0802; gedung DPRD; hingga menyewa gedung milik Yayasan Bakti di Batoro Katong.
‘’Terhitung mulai 1983 sampai sekarang, SMA Negeri 1 Ponorogo menempati gedung yang berdiri di atas tanah seluas 21 meter persegi milik pemerintah di Jalan Budi Utomo,’’ ungkap Daminto. (kominfo/nky)