Bupati Sugiri Minta Kepala Dinas PU Atraksi Bangun Seluruh Jalan agar Rampung Dua Tahun
JAM terbang tinggi Jamus Kunto Purnomo mestinya mampu menjawab tantangan Bupati Sugiri Sancoko untuk merampungkan pembangunan seluruh jalan rusak di Ponorogo selama dua tahun ke depan. Sebab, Jamus sudah menahun menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP). ‘’Kita harus melakukan atraksi, seperti apa caranya mari kita pikirkan bersama-sama,’’ kata Kang Giri saat rapat koordinasi teknis (rakortek) rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo 2025-2029 di Ruang Bantarangin, Senin (14/4/2025).

RAPAT TEKNIS : Bupati Sugiri Sancoko memimpin langsung rapat koordinasi teknis bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Senin (14/4/2025).
Bahkan, bupati Ponorogo dua periode itu berharap seluruh pekerjaan peningkatan jalan dapat kelar lebih cepat. Lantaran beratnya tantangan serta kompleksitas masalah yang ada, Kang Giri mengangankan adanya forum diskusi mirip bahtsul masail di Nahdlatul Ulama (NU) yang membahas persoalan infrastruktur jalan secara berkala. ‘’Pembangunan infrastruktur sebagai salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi, itu sudah pasti,’’ terangnya.
Menurut Kang Giri, proses pembangunan jalan perlu menganut asas skala prioritas. Di antaranya, mengacu pada data lalu lintas harian rata-rata (LHR). Prioritas juga berlaku untuk jalan yang sering digunakan distribusi barang dan bahan pangan; akses ke sekolah dan tempat ibadah; serta konektivitas antar kecamatan. ‘’Forum mirip bahtsul masail yang merumuskan mana jalan yang harus mendapat prioritas perbaikan. Ada rumusnya dan berkeadilan sehingga tidak muncuk protes dari masyarakat karena keputusannya bersifat kolektif,’’ jelasnya.
Suami Susilowati itu sempat mengingatkan perlunya pemeliharaan jalan. Biang keladi kerusakan sejumlah ruas jalan selama ini ternyata bukan hanya lalu lalang kendaraan over dimension dan over load (ODOL). Melainkan juga belum idealnya drainase yang berada di kiri dan kanan jalan. ‘’Ambil contoh sepanjang jalan dari Kecamatan Pulung menuju Pudak melalui Desa Singgahan, ketika hujan deras jalan itu seperti sungai,’’ ungkap Kang Bupati.

Sementara itu, Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo langsung menyebut nominal anggaran yang harus tersedia untuk pekerjaan peningkatan jalan dan jembatan selama 2026 hingga 2029 mendatang. Yakni, senilai Rp 253,3 miliar dengan jalan sepanjang 1.023 kilometer yang bakal tersentuh perbaikan. ‘’Prioritasnya peningkatan kualitas jalan, baru diikuti dengan pemeliharaan guna menjamin usia pemakaian,’’ ungkapnya. (kominfo/win)