Tinggal Tambah Satu SMA, Program Makan Bergizi di Ponorogo Lampaui Target
MAKAN Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Presiden Prabowo Subianto berjalan dalam track-nya di Ponorogo. Satu-satunya dapur umum yang berlokasi di kompleks Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0802/Ponorogo mampu melayani 2.689 pelajar yang berasal dari 9 TK, 12 SD, dan 1 SMP. ‘’Satu dapur itu maksimal melayani 3.000 siswa. Dalam radius satu kilometer saja kita sudah mampu mendekati jumlah ideal layanan tersebut,’’ kata Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo Letkol Inf. Dwi Soerjono, Rabu (23/04/2025).

Dwi mengungkapkan, jika menambah satu layanan lagi di SMA yang memiliki 400 peserta didik, maka sudah melampaui target. Dandim yang mulai bertugas di Ponorogo akhir 2023 itu sempat menyebut satu lokasi yang berpotensi untuk mendirikan dapur umum baru. Laporan sudah dilayangkan ke Badan Gizi Nasional (BGN). ‘’Tentunya dapur ini harus bersih, tidak boleh berada dekat lokasi pembuangan sampah dan peternakan ayam,’’ jelasnya.
Jika mengacu total pelajar di Ponorogo, Dwi Soerjono berhitung perlu mendirikan sekitar 77 dapur umum untuk memenuhi sepertiga kebutuhan kalori harian mereka. Perwira menengah dengan dua melati di pundaknya itu sudah berkoordinasi dengan Bupati Sugiri Sancoko terkait kebutuhan pendirian puluhan dapur umum itu kelak. ‘’Tinggal menunggu perintah lebih lanjut dari BGN,’’ terangnya.
Dwi Soedjono menambahkan, pihaknya saat ini intens berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan lantaran penerima manfaat program menganut metode “by name” sehingga hanya siswa yang masuk sekolah mendapatkan MBG. Selain itu, untuk menjamin kandungan gizi pada menu yang disediakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan hingga Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi). “Untuk menunya sesuai arahan dari pusat, sudah kita kaji dengan Persagi dan Dinas Kesehatan, ada karbohidrat, protein hewani, protein nabati, susu, hingga buah. Pada saat Ramadhan kemarin menunya berupa takjil yaitu roti, kurma, susu, dan buah,” imbuhnya.

Dwi Soerjono berharap masyarakat Ponorogo dapat terus mendukung program MBG ini. “Banyak manfaat yang dapat diambil dari MBG ini, salah satunya memastikan kecukupan gizi bagi siswa kurang mampu”, pungkasnya. (tim kominfo)