Jalin Poros Kuat Jakarta-Ponorogo Kembangkan Dua Destinasi Unggulan Wisata Religi

BANYAK jalan menuju Roma untuk mengembangkan potensi wisata religi di Ponorogo yang bakal andil mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1 triliun. Bupati Sugiri Sancoko kali ini berduet dengan anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi saat menggiring Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur agar turun tangan membangun fasilitas parkir di makam Batoro Katong dan Masjid Hasan Besari Tegalsari.

FOTO : ERWIN SUGANDA/KOMINFO PONOROGO
WISATA RELIGI : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi meninjau lahan calon area parkir bagi peziarah makam Batoro Katong, Selasa (3/6/2025).

Kang Giri tampak ingin menjalin poros kuat dengan Jakarta agar anggaran dari sejumlah kementerian meluncur ke Ponorogo. BPPW notabene adalah unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan infrastruktur.

‘’Konsepnya nanti seperti ziarah para wali. Perlu area parkir yang memadai dan pertokoan agar wisatawan merasa nyaman,’’ kata Kang Giri. Nama besar Batoro Katong sebagai putra Prabu Brawijaya V sekaligus utusan Kesultanan Demak agar menyebarkan Agama Islam di Ponorogo mampu menyedot peziarah berdatangan.   ‘’Kami siapkan lahan parkir seluas 1,5 hektare di selatan kantor Kelurahan Setono untuk para peziarah makam Batoro Katong yang berada di Kecamatan Jenangan,’’ imbuh Kang Giri.

Pun, lahan parkir cukup luas akan tersedia di kawasan Masjid Tegalsari. Bahkan, Kang Giri ingin memindahkan Pasar Hewan Jetis ke dekat Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Jetis untuk fasilitas parkir rombongan peziarah. Sebab, di area Masjid Tegalsari terdapat makam Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Pesantren Tegalsari yang melahirkan sejumlah ulama yang juga mendirikan sejumlah pesantren ternama di berbagai belahan Nusantara. ‘’Selama ini kendaraan besar yang membawa rombongan peziarah kesulitan mendapatkan tempat parkir. Baik yang datang ke makam Batoro Katong maupun ke Masjid Tegalsari,’’ ungkap Kang Giri. 

Bupati Ponorogo dua periode itu optimistis makam Batoro Katong dan Masjid Tegalsari bakal menjadi destininasi unggulan wisata religi. Dengan begitu, turut memberi sumbangsih terhadap capaian target PAD Rp 1 triliun. Terpenting lagi, dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat bersamaan wisatawan berdatangan ke Ponorogo. ‘’Tujuan wisata nanti dapat terintegrasi ke Setono dan Tegalsari terus ke Telaga Ngebel serta Monumen Reog Ponorogo,’’ terang Kang Giri.

Sementara itu, Ali Mufthi mengaku siap menjadi peluncur program dari sejumlah kementerian dan badan yang menjadi mitra komisi V DPR RI. Yakni, Kementerian PUPR; Kementerian Perhubungan; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). ‘’Saya akan kawal mulai perencanaan sampai realisasi program yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat,’’ kata mantan ketua DPRD Ponorogo itu. (kominfo/win)