Atletik Ponorogo Luput Dapat Emas, Atlet Lempar Lembing Dipecundangi Ukuran 2 Centi
MEDALI emas jatah Ponorogo luput dari bidikan cabang olahraga (cabor) atletik. Ini setelah catatan atlet lempar lembing Abing Stiawan dinyatakan selisih dua centimeter dari lemparan Acmad Zaenuri, atlet asal Kota Kediri. Abing akhirnya harus puas dengan perolehan medali perak Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 kendati dipecundangi.

“Kami bertanya-tanya selisih lemparan kok hanya dua centi. Kalau satu atau dua meter masih masuk akal. Itulah yang terjadi di lapangan,” kata Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Ponorogo Sukat, Kamis (10/7/2025).
Namun, pelatih dan ofisial tidak dapat berbuat banyak karena keberadaan mereka di tribun. Yang boleh berada di lapangan hanya atlet dan panitia. “Kami terpaksa merelakan satu medali emas lepas,” ujar Sukat.
Dia juga sempat terperangah dengan raihan 3 perak dan 1 perunggu dari Porprov Jatim. Sebab, capaian dalam Jatim Open, Mei lalu, atlet atletik Ponorogo mampu membawa pulang 5 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. “Padahal atlet yang bertanding di Porprov Jatim mayoritas sama dengan di Jatim Open,” terangnya.

Meski gagal mendapatkan emas, Sukat tetap bersyukur karena target raihan medali di Porprov Jatim terpenuhi. PASI berupaya menjaga semangat bertanding atlet-atletnya. “Jangan sampai mental juaranya luntur karena belum maksimal mengharumkan nama Ponorogo. Setiap selesai bertanding, kita langsung briefing atlet. Mereka tidak boleh patah semangat dengan terus berlatih agar berhasil di setiap pertandingan,” jelas Sukat. (kominfo/win)