Sekjen Kementerian Sosial Pantau Ketat Kesiapan Sekolah Rakyat di Ponorogo

RENTANG kurang dari sebulan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial Robben Rico dua kali berkunjung ke Ponorogo untuk memastikan Sekolah Rakyat (SR) terlaksana di Gedung Sentra Industri (GSI). Robben mendapati capaian pekerjaan persiapan prasarana sudah menyentuh 30,45 persen pada Sabtu (19/7/2025). “Berjalan lebih cepat dari jadwal tetapi pekerjaan harus tetap memperhatikan standar mutu,” kata Robben.

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Selain memantau kualitas pekerjaan fisik bangunan, Robben juga mencermati kesiapan sarana penunjang seperti instalasi air bersih dan jaringan listrik. Dia memastikan bahwa dua kebutuhan dasar tersebut telah dipersiapkan dengan matang oleh pihak pelaksana. “Karena penggunanya banyak, 125 siswa dan penghuni lainnya, maka kebutuhan sanitasi, air, serta listrik harus dihitung dengan cermat,” jelasnya.

Pihaknya juga fokus pada aspek kenyamanan dan keamanan lingkungan GSI. Sebab, bangunan yang ada akan menjadi asrama dan ruang kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik Sekolah Rakyat yang berasal dari kalangan keluarga prasejahtera itu. “Kebutuhan tempat tidur siswa  dan sejumlah perlengkapan asrama sudah tercukupi. Sekarang ini memasuki tahap perakitan dan pemasangan dengan progres sekitar 50 persen,” ungkap Robben.

Dia mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat tahap 1B dijadwalkan mulai berjalan pada  Agustus mendatang. Paling tidak, para siswa SR akan menempati gedung ini selama satu tahun lamanya hingga pembangunan gedung baru di atas lahan seluas 6,2 hektare di Kelurahan Setono rampung. “Direncanakan, bulan September pekerjaan dimulai dan ditargetkan selesai pada Mei tahun depan agar bisa digunakan pada tahun ajaran 2026/2027,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Bupati Sugiri Sancoko saat mendampingi Robben kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional itu. “Kami terus kawal agar proses renovasi berjalan sesuai standar dan selesai tepat waktu. Ini adalah bentuk komitmen kami agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan bermutu,” tutur Kang Giri.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, ditujukan untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2. Program ini menyediakan jenjang pendidikan dasar dan menengah yaitu SD hingga SMA yang dilaksanakan dalam satu kawasan terpadu. (kominfo/dna)