Siapkan Layanan Senam Prolanis di Seluruh Puskesmas agar Pasien Mampu Kelola Penyakit Kronis

PENDERITA penyakit kronis dapat memanfaatkan layanan senam sehat yang akan tersedia di seluruh puskesmas. Ini bersamaan Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menggelar pelatihan senam program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) bagi perwakilan tenaga kesehatan dari 32 puskesmas di wilayah kerjanya.

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

“Senam prolanis bermanfaat bagi pasien untuk mengelola penyakitnya, meningkatkan kualitas hidup, dan mencegah komplikasi yang lebih serius,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, (24/7/2025).

Pelatihan senam prolanis bagi tenaga kesehatan itu berlangsung di Lantai 6 Gedung Terpadu. Dinkes Ponorogo mendatangkan instruktur bersertifikasi dari Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (Porpri). “Nantinya petugas kesehatan mengimplementasikan senam prolanis di puskesmas masing-masing dengan peserta pra-lansia dan lansia,” terang Dyah Ayu.

Berbeda dengan aerobik, senam prolanis menitikberatkan pada gerakan pelan yang terstruktur dan teknik pernapasan sadar. Gerakan yang diajarkan juga berfungsi menstimulasi saraf tubuh dan menjaga fungsi organ gerak seperti lutut, tumit, jari, serta bagian tubuh yang  mulai melemah seiring bertambahnya usia. “Penderita penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi disarankan rutin mengikuti senam ini,” jelas Kadinkes.

Dalam sesi pelatihan itu dijelaskan bahwa  teknik pernapasan dalam senam berperan penting untuk memaksimalkan suplai energi ke seluruh tubuh. Olah pernapasan di senam  prolanis diterapkan secara pelahan dengan kesadaran penuh saat menarik dan menghembuskan napas. “Memberikan efek relaksasi sekaligus memperkuat daya tahan tubuh,” ungkapnya.

Dinkes Ponorogo berharap pelatihan senam prolanis menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Terkhusus bagi para lansia melalui pendekatan olahraga rekreatif yang menyenangkan dan bermanfaat. (kominfo/art)