Alokasi Belasan Ribu Ton Beras Gerakan Pasar Murah, Kodim Ponorogo Salurkan 5 Ton

BADAN Urusan Logistik (Bulog) mengalokasikan 13.500 ton beras untuk mengintervensi harga pangan di Ponorogo. Belasan ton beras itu bakal dijual ke pasaran lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan harga Rp 11.500 per kilogram hingga Desember 2025 mendatang.

FOTO: KODIM 0802/PONOROGO

Sebagaimana GPM yang berlangsung di Markas Kodim 0802/Ponorogo pada Kamis (7/8/2025). Tersedia 5 ton beras dalam kemasan paket 5 kilogram yang langsung ludes ditebus masyarakat. “Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono.

Berlaku batasan pembelian maksimal 10 kilogram karena menghindari ulah spekulan. Ratusan warga sudah rela mengantre sedari pagi agar mendapatkan beras dengan harga lebih murah dari pasaran itu.

Kepala Perum Bulog Kancab Ponorogo Budiwan Susanto menyebut GPM akan berlangsung rutin hingga Desember 2025. Pihaknya menyiapkan alokasi total 13.500 ton beras untuk wilayah Kabupaten Ponorogo. “Kami akan menyasar titik-titik strategis di seluruh kecamatan yang termasuk wilayah koramil agar seluruh masyarakat di Ponorogo bisa merasakan manfaat program ini,” terangnya.

Sementara itu, Farid, warga Kelurahan Cokromenggalan, merasakan manfaat GPM karena uang sisa pembelian beras dapat untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Apalagi, harga sejumlah barang lainnya sedang naik. “Meringankan beban belanja kebutuhan dapur,” ujarnya. (kominfo/art)