Posyandu di Ponorogo Sentuh Semua Kelompok Usia, Layanan Kesehatan Semakin Lengkap
CAKUPAN pos pelayanan terpadu (posyandu) kini bertambah. Mulai bayi, balita, remaja, ibu hamil, serta lanjut usia (lansia) dapat memeriksakan diri ke posyandu. Jumlah 1.137 posyandu di Ponorogo memudahkan penduduk dari semua kalangan usia mendapatkan layanan kesehatan dasar.

“Ini menjadi bukti bahwa layanan kesehatan makin inklusif dan menjangkau seluruh siklus hidup manusia. Posyandu kini bukan hanya milik balita, tapi semua usia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, Jumat (8/8/2025).
Menurut dia, jenis pelayanan posyandu yang semakin beragam menjadi langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat secara merata. Dalam pelaksanaannya, posyandu dilakukan oleh kader yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan. Layanan yang diberikan antara lain penimbangan, pengukuran, imunisasi, pemberian tablet tambah darah, skrining penyakit seperti TBC dan obesitas, serta penyuluhan gizi dan kesehatan jiwa.
“Kami terus mendorong agar warga dari berbagai kelompok usia datang ke posyandu. Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, semakin cepat masalah kesehatan bisa dideteksi dan ditangani,” tambah Dyah Ayu.

Dia juga menekankan bahwa posyandu bukan sekadar tempat pelayanan, tetapi juga ruang edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Peran aktif pemerintah desa dan kelurahan dalam mendukung serta mengoptimalkan fungsi posyandu juga menjadi kunci keberhasilannya.
Dengan pendekatan layanan kesehatan menyeluruh, posyandu di Ponorogo kini menjadi garda terdepan dalam membangun generasi sehat sejak dini, mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, dan menjawab tantangan kesehatan masyarakat di masa sekarang ini. (kominfo/art)