Segera Rombak KRTM agar Berstandar Nasional, Peserta Kejuaraan Renang Bupati Ponorogo Cup Melonjak
KEJUARAAN Renang Bupati Ponorogo Cup 2 banjir peserta. Sebanyak 430 atlet renang pelajar dari perkumpulan renang se-Jawa Timur ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di Kolam Renang Tirto Menggolo (KRTM) pada 9-10 Agustus 2025 itu.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung berkeinginan merombak ukuran KRTM agar memenuhi standar nasional. Dalam gelaran kejuaraan yang sama tahun lalu bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo, hanya tercatat 320 peserta. “Ada lonjakan minat yang luar biasa dalam kejuaraan renang di Ponorogo,” kata Kang Giri saat membuka kejuaraan, Sabtu (9/8/2025).
Bupati Ponorogo dua periode itu optimistis kejuaraan ini akan terus berkembang dari tahun ke tahun. Apalagi, Ponorogo dikenal gudangnya atlet renang berprestasi. “Kami akan berbenah agar fasilitas kolam renang lebih baik, kualitas pertandingan meningkat, sehingga anak-anak bisa tampil luar biasa,” harapnya.
Kang Giri mengakui adanya keterbatasan fasilitas KRTM. Ukuran kolam renang yang belum sesuai standar nasional segera dibenahi. Dengan begitu akan semakin sering kejuaraan renang digelar. “Lebar kolam kurang 10 centi dan panjangnya kurang 18 centi. Meskipun kekurangannya sedikit tapi tetap perlu pembongkaran untuk mencapai standar nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Akuatik Ponorogo Suwanto menjelaskan bahwa kejuaraan renang pelajar dari perkumpulan renang se-Jawa Timur itu menjadi wadah untuk mencetak atlet berprestasi. Perlu regenerasi atlet renang yang dimulai dari kalangan pelajar. “Klub-klub renang akan berlomba melakukan pembinaan agar atletnya meraih prestasi membanggakan di tingkat Jawa Timur dan nasional,” ungkap Suwanto.

Kejuaraan Renang Bupati Ponorogo Cup 2 mempertandingkan enam nomor kelompok umur (KU). Mulai KU I hingga KU 2016 dan KU 2017-2018. Peraih juara umum berhak atas piala bergilir Bupati Ponorogo, sementara atlet yang menjuarai setiap nomor KU mendapatkan piala dan piagam penghargaan.
Suwanto juga berharap kejuaraan ini menjadi ajang promosi wisata. Pihaknya mengimbau peserta dari luar daerah memanfaatkan jeda istirahat selepas pertandingan untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Ponorogo. (kominfo/mey)