Atlet Ponorogo Peraih Emas Porprov  Dapat Bonus Rp 45 Juta, Perak Rp 10 Juta, Perunggu Rp 5 Juta 

SEBANYAK 38 atlet Ponorogo peraih medali Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX/2025 mendapatkan hak mereka atas bonus. Peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 45 juta, peraih perak Rp 10 juta, dan peraih medali perunggu Rp 5 juta.  Kontingen Ponorogo berhasil membawa pulang 9 medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu dari ajang Porprov Jatim yang berlangsung di Malang Raya pada 30 Juni-5 Juli 2025 itu.

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Bupati Sugiri Sancoko hadir dalam penyerahan penghargaan kepada para atlet tersebut di Pendopo Agung Ponorogo, Selasa (9/9/2025). Capaian Kontingen Ponorogo di Porprov Jatim IX/2025 cukup membanggakan. Hanya mengikuti 22 dari 88 total cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, posisi Ponorogo terkerek ke papan tengah klasemen setelah menempati peringkat 26 dari 38 kabupaten/kota yang ambil bagian. 

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo Sumani menyebut kontingennya hanya mengikuti sekitar 23,6 persen dari total cabor di Porprov Jatim. KONI mengirimkan 143 atlet dan 74 ofisial. Perolehan medali  Kontingen Ponorogo kali ini juga jauh lebih baik dibandingkan ketika mengikuti Porprov Jatim VIII/2023 yang hanya menempati peringkat 32 dengan raihan 7 medali emas, 5 perak, dan 11 perunggu. ‘’Alhamdulillah dapat menyumbangkan 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Ini pencapaian yang patut disyukuri,’’ kata Sumani.

Sumani menjelaskan, cabor yang menyumbang 9 medali emas itu adalah jujitsu (3 emas), silat (2 emas), serta panjat tebing, judo, selam, dan atletik. Sebagai bentuk apresiasi, atlet peraih medali emas masing-masing menerima bonus sebesar Rp 45 juta. Sedangkan atlet peraih perak berhak atas bonus Rp 10 juta dan peraih medali perunggu mendapkan bonus Rp 5 juta. ‘’Dari 22 ribu lebih atlet se-Jawa Timur, kami hanya mengirim 143 atlet,’’ jelas Sumani sembari menyebut perbandingan yang tidak sampai 0,6 persen. 

Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko  memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan orang tua yang telah berkontribusi dalam keberhasilan Ponorogo dalam Porprov Jatim IX/2025. Kang Giri –sapaan Bupati Sugiri Sancoko—menekankan pentingnya menjadikan olahraga bukan hanya untuk meraih prestasi. ‘’Tetapi juga sebagai sarana membangun kesehatan masyarakat, mempererat kebersamaan, bahkan mendukung sektor ekonomi lokal,’’ terangnya.

Kang Giri juga berharap pembinaan olahraga di Ponorogo berjalan lebih terstruktur. Selain itu, pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi olahraga, termasuk memilih jajaran manajer yang kompeten untuk pembinaan atlet. ‘’Yang menangani harus profesional, paham bidangnya, punya koneksi, dan manajemen yang baik. Ini penting agar olahraga kita tidak hanya jadi tontonan, tapi juga jadi tumpuan,’’ tegasnya. (kominfo/art)