Brace Bupati Sugiri Berbuah Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji di detikJatim Awards 2025
DUA pengakuan dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) untuk Ponorogo mengundang perhatian sejumlah pihak.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya berhak atas detikJatim Awards 2025 dalam Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji kategori Konsolidasi Ekosistem Kreatif Berbasis Budaya Lokal Bertaraf Global.

PRESTASI : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menerima detikJatim Awards 2025 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Rabu (11/5/2025) malam.
Penghargaan dari detikJatim itu diterimakan langsung kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Rabu (5/11/2025) malam. Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Ponorogo Sapto Djatmiko Tjipto Rajardjo menyebut pengakuan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda (ICH) UNESCO dan penetapan Ponorogo sebagai anggota resmi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) ibarat brace dalam pertandingan sepak bola.
Nah, Kang Giri –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– mencetak dua gol kelas dunia itu secara berurutan. “ICH diraih 2024 dan UCCN pada 2025,” kata Sapto yang ikut mendampingi Kang Giri saat menerima detikJatim Awards 2025.
Menurut dia, penghargaan itu sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Pemkab Ponorogo dalam menguatkan ekosistem kreatif berbasis budaya lokal. Penguatan budaya lokal itu terbukti berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi. “UNESCO akhirnya juga menetapkan Ponorogo menjadi bagian dari jejaring kota kreatif dunia,” jelas Sapto.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Detikcom Alfito Deannova mengatakan bahwa detikJatim Awards adalah bentuk apresiasi bagi individu, komunitas, instansi pemerintahan, BUMD, hingga perusahaan swasta yang terus berkontribusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Seleksi para penerima anugerah dilakukan melalui serangkaian tahapan ketat oleh dewan redaksi detikcom dan detikJatim. (kominfo/win)