Atlet Balap Sepeda Ponorogo, Harfin Nur Hamidah, Raih Podium di Open Turnamen Kota Kediri
BERMUNCULAN atlet muda berprestasi di Ponorogo. Kali ini datang dari cabang olahraga (cabor) balap sepeda bersamaan Harfin Nur Hamidah meraih podium 3 dan Arrhoma Khanza Salsabila podium 5 Mountainbike Cross Country Short Track di Kota Kediri. Harfin menempati posisi ketiga dalam open turnamen yang berlangsung di area Kolam Renang Gus Selomangleng, Minggu (23/11/2025) itu.
Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Ponorogo Nanang Sumawan menyebut prestasi Harfin berpotensi terus meningkat. Sebab, atlet putri yang tercatat siswi kelas X SMA Negeri 1 Ponorogo itu juga masuk 10 besar dalam Porprov Jatim IX/2025. Harvin pernah pula mengikuti turnamen bergengsi yang mengharuskannya bersaing dengan sejumlah atlet nasional. “Sudah punya jam bertanding cukup tinggi,” kata Nanang, Selasa (25/11/2025).

PRESTASI : Harfin Nur Hamidah sukses naik podium di Open Turnamen Piala Ketua ISSI Kota Kediri.
Pun, Harfin hampir menyabet juara 2 di turnamen yang memperebutkan Piala Ketua ISSI Kota Kediri jika saja rantai sepedanya tidak lepas. Sempat turun di urutan empat, Harfin akhirnya mampu menyalip satu pesaingnya. “ISSI Ponorogo mengirim seorang atlet putra dan dua atlet putri ke Kediri, satu podium didapat,” terang Nanang.
Menurut dia, animo masyarakat Ponorogo terhadap olahraga bersepeda sejatinya cukup tinggi. Namun, ISSI mencatat hanya ada dua atlet balap sepeda yang mampu berprestasi di tingkat provinsi. “Kami pasang target menembus PON (Pekan Olahraga Nasional), peta kekuatan atlet putri Ponorogo sangat menjanjikan,” jelasnya.

Nanang mengungkapkan program pembinaan atlet yang berlangsung berjenjang. ISSI Ponorogo menerapkan rute latihan cukup berat, yakni Ponorogo-Ngebel long ride 100 kilometer. “Mereka juga menjajal trek Tawangmangu,” ungkapnya.
Masih kata Nanang, kendala yang dihadapi adalah kebutuhan peralatan balap sepeda yang mahal. Terlebih ketika atlet mulai naik level. Pihaknya selama ini mengantisipasi melalui kerja sama erat antar-klub. “Kami sering meminjam satu set roda ketika harus mendampingi atlet bertanding di luar daerah,” ujarnya. (kominfo/win)