Meski Jauh Dari Pantai, Atlet Ponorogo Dominasi Kejurnas Selam Laut OBA Piala Gubernur

CABANG olahraga (cabor) selam Ponorogo menjaga konsistensinya dalam raihan prestasi. Bahkan, atlet selam Kota Reog mendominasi nomor orientasi bawah air (OBA) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selam Laut Piala Gubernur Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Pantai Pasir Putih, Situbondo, pada 12–14 Desember.

Total ada dua medali emas dari nomor OBA junior putra dan senior putri, serta 1 perak nomor OBA M-corse diboyong ke Ponorogo. Selain itu, 1 medali perak dan dua perunggu berhasil diraih dari nomor open water finswimming (OWF).

FOTO : DOKUMENTASI POSSI PONOROGO
BANGGA : Atlet Ponorogo raih prestasi membanggakan dalam Kejurnas Selam Laut OBA Piala Gubernur 2025

Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Ponorogo Andi Setiyo Budi senang bukan kepalang atas capaian atlet-atletnya dalam kejuaraan di Situbondo itu. Apalagi, nomor OBA merupakan nomor teknis yang menuntut ketelitian tinggi. “Di OBA yang dinilai adalah ketepatan menemukan rambu dengan nilai paling besar. Setelah ketepatan, baru kecepatan yang diperhitungkan,” kata Andi, Kamis (18/12/2025).

Dia menyebut kejuaraan di Situbondo itu mengusung aura persaingan sengit. Sebab, nyaris seluruh Pengkab dan pengkot POSSI mengirimkan atlet selamnya. Tanpa kecuali, Sulawesi dan Kalimantan. “Alhamdulillah kita mampu mendominasi nomor OBA kelas junior dan senior kelompok putra maupun putri, meskipun Ponorogo jauh dari laut,” jelasnya.

Pihaknya menerapkan program latihan intensif sejak November lalu. Para atlet menjalani latihan di Kolam Tirto Menggolo dan Pantai Pasir Putih Trenggalek. “Persiapan hampir satu bulan. Dua minggu fokus di kolam, setelah itu baru kita arahkan latihan di pantai,” terangnya.

Bahkan, enam atlet selam Ponorogo sengaja sudah berangkat ke Situbondo sepekan sebelum kejuaraan untuk menjajal venue. “Yang juga melegakan adalah regenerasi atlet berjalan dengan baik. Atlet junior kita juga memboyong empat medali emas dan dua perak dari Kejuaraan Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur 2025 di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang, pada akhir November lalu,” ungkapnya.

Namun, Andi mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi, terutama terkait fasilitas dan pembagian waktu bagi atlet antara latihan dan sekolah. “Kami menyadari fasilitas di Ponorogo belum maksimal seperti di kota besar. Kolam masih campur dengan umum dan kita juga tidak punya laut. Tapi kita berusaha mencari celah agar prestasi anak-anak tidak terganggu,” ujarnya.

Andi berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah daerah, baik berupa reward prestasi, kemudahan jenjang pendidikan atlet, maupun peningkatan fasilitas latihan. “Kita berharap minimal ada bonus atau reward, lalu fasilitas sekolah atlet bisa dipermudah, dan tentu fasilitas latihan masih sangat butuh bantuan,” ujarnya. (kominfo/nky/mey)

Perolehan medali atlet Ponorogo:

  1. Fanessa (Juara 2 KU E OWF 500 Putri)
  2. Caesar (Juara 1 OBA 5 point Junior Putra)
  3. Vanessa di nomor (Juara 1 OBA M-Corse dan Juara 3 OWF 500 Senior)
  4. Safira Amalina Firdausi (Juara 2 OBA M-Corse)
  5. Naifa Alya Putri Firdausi (Juara 3 OWF 1000 Putri)