Para Istri Prajurit TNI AD Jalani Cek Kesehatan Deteksi Jantung dan Kanker Serviks

PROGRAM populis Presiden Prabowo Subianto kembali bergulir di Ponorogo. Anggota Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika C Chandra Kirana secara serentak mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) yang tersedia di seluruh puskesmas. 

“Memperkuat upaya skrinning dan deteksi dini berbagai penyakit. CKG memudahkan treatment yang tepat karena semakin cepat diketahui, makan semakin mudah  pengobatan penyakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, Jumat (13/2/2026).

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Pun, anggota Persit yang terdiri para istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Kodim 0802 dan 21 Koramil di Ponorogo itu akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. CKG awal berlangsung di Puskesmas Ponorogo Selatan (Ponsel). Mulai pemeriksaan dengan metode elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung hingga human papillomavirus deoxyribonucleic acid (HPV DNA) yang mendeteksi kanker serviks.

“Dinkes bekerja sama dengan Kodim untuk CKG dengan peserta ibu-ibu anggota Persit ini. Tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan organisasi lainnya agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan efisien,” terang Dyah Ayu.

Menurut dia, program CKG yang di-launching sejak tahun lalu sudah berjalan di seluruh puskesmas. Tenaga kesehatan bakal merekomendasikan tindakan medis lanjutan jika menemukan kelainan hasil dari skrinning. 

“Apakah perlu konsultasi ke dokter spesialis atau ke fasyankes (fasilitas layanan kesehatan) tingkat pertama dan lanjutan,” jelas Dyah Ayu sembari menyebut CKG adalah program pemerintah pusat yang menyasar seluruh masyarakat berdasarkan siklus usia (bayi hingga lansia) dan fokus pada deteksi dini penyakit kronis.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ponorogo Selatan Ani Damayanti menjelaskan bahwa CKG merupakan satu rangkaian pemeriksaan terpadu. Peserta di usia lebih dari 40 tahun akan menjalani pemeriksaan EKG untuk deteksi dini gangguan jantung. Bagi perempuam usia produktif perlu pemeriksaan HPV DNA yang bertujuan mencegah kanker serviks. Pun, temuan tekanan darah atau kadar gula darah langsung dilanjutkan dengan uji laboratorium. “Secara ideal, seorang peserta CKG  menjalani seluruh rangkaian pemeriksaan selama 45 menit,” ungkap Ani.

Kata Ani, dokter akan memberi penjelasan setelah hasil pemeriksaan keluar. Jika ditemukan indikasi penyakit serius, pasien akan dirujuk sesuai kebutuhan. “Dokter yang memberikan kesimpulan. Pasien akan dirujuk ke fasyankes sesuai kebutuhan jika perlu tindakan medis lanjutan,” ujarnya. (kominfo/nky/mey)