Sebanyak 564 Jemaah Calon Haji Ponorogo Berpamitan, Bunda Lisdyarita Titip Doa
JUMLAH jemaah haji dari Ponorogo selalu bertambah dari tahun ke tahun. Pada musim haji 2026 ini, sebanyak 564 jemaah bakal berangkat ke Tanah Suci. Jumlahnya naik signifikan karena tahun lalu tercatat 461 jemaah haji dari Ponorogo.
Di antara 564 jemaah calon haji (JCH) yang berpamitan di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (8/4/2026) pagi, itu ada Tsurayya Ufairotummarwa berusia 15 tahun (JCH termuda) dan Siti Robingah yang sudah berusia 91 tahun (JCH tertua).
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita yang sedianya menerima pamitan para CJH terpaksa harus mewakilkan ke Pj Sekda Agus Sugiharto karena suatu hal. Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– menitipkan pesan kepada para jemaah untuk berdoa agar Kabupaten Ponorogo selalu aman, damai, tenteram, sejahtera, serta terhindar dari bencana.

“Keberangkatan ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah anugerah besar yang tidak semua orang dapatkan. Ibu Plt Bupati menitipkan doa kepada para jemaah sekalian,” kata Agus Sugiharto.
Menurut dia, ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang membutuhkan kondisi tubuh prima. Karena itu, para jemaah perlu menjaga kesehatan serta mematuhi peraturan selama berada di Tanah Suci. “Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah dan memperbanyak doa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo Marjuni mengungkapka bahwa 564 jemaah calon haji tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni, SUG 19 dan SUG 20. Kloter SUG dijadwalkan masuk Asrama Embarkasi Haji Surabaya pada 26 April 2026 pukul 06.00. Sedangkan jemaah kloter SUG 20 akan masuk asrama terpaut enam jam lebih siang pada hari yang sama.

“Alhamdulillah seluruh jamaah dan petugas dalam keadaan sehat dan siap berangkat,” terang Marjuni sembari menyebut jadwal kepulangan jemaah haji itu tiba di Ponorogo pada 5 Juni 2026 sekitar pukul 23.30.
Dalam kesempatan yang sama, Sugeng Al Wahid, perwakilan jemaah, meminta doa kepada masyarakat Ponorogo agar dapat menjalankan Rukun Islam Kelima dengan lancar. Mewakili para jemaah, dia berpamitan dengan harapan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. “Atas rida dan izin Allah, hari ini kami bisa bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu dan pamitan untuk berangkat menunaikan ibadah haji,” ujarnya. (kominfo/wbi)