Bentuk Ekosistem Pariwisata Dalam Tiga Kluster, Upaya Tingkatkan Kunjungan ke Ponorogo

PENGEMBANGAN sektor pariwisata di Ponorogo menerapkan tiga kluster. Yakni, Kluster Sampung, Kluster Kota, dan Kluster Ngebel. Setiap kluster menawarkan ragam destinasi wisata yang menarik. 

FOTO: DOKUMENTASI DISBUDPARPORA PONOROGO

“Membentuk ekosistem pariwisata, salah satu ikhtiar agar Ponorogo menjadi daerah tujuan wisata,” kata Tini Fifiantini, kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Senin (11/11/2024). 

Menurut dia, pembagian kluster itu sejatinya bertujuan mengelompokkan potensi wisata. Dengan begitu, wisatawan lebih mudah mengunjungi destinasi wisata dalam satu jalur perjalanan. “Masing-masing kluster membentuk paket wisata yang memiliki keunikan dengan daya tarik tersendiri,” terang Fifi –sapaan Tini Fifiantini. 

Kluster Sampung, misalnya, menonjolkan wisata alam dan wisata edukasi. Sementara itu, Kluster Kota berfokus pada wisata religi dan budaya. Sedangkan Kluster Ngebel lebih mengedepankan wisata alam. Pun, setiap kluster memiliki sub sektor yang menyokong pegembangan paket wisata. “Mulai objek wisata, tempat makan, gerai oleh-oleh, penginapan, sampai transportasi melalui penyedia jasa tour dan travel,” jelas Fifi. 

Pihaknya berharap keberadaan paket wisata di setiap kluster itu tidak hanya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun, ikut memberdayakan warga setempat melalui aktivitas ekonomi kreatif. “Masyarakat akan memiliki kesadaran untuk membangun dan mendukung pembangunan kepariwisataan dengan berpartisipasi dalam kegiatan- kegiatan yang menjadi penunjang daya tarik wisata,” ungkap Fifi. (tim kominfo)