Gerakan Pemuda Ansor Ponorogo Bangun Gedung Pusdiklat, Bupati Sugiri Letakkan Batu Pertama
EKSISTENSI Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Ponorogo semakin kentara dengan pendirian gedung pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat). Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang notabene masuk jajaran Dewan Pembina Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur meletakkan batu pertama pembangunan gedung pusdiklat di Jalan Niken Gandini Kecamatan Babadan itu, Senin (23/12/2024).

Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– berharap adanya gedung pusdiklat mendukung proses kaderisasi di Ansor sebagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan yang berwatak kerakyatan. “Ansor dilahirkan dari rahim NU ( Nahdlatul Ulama) yang harus berjuang dan mempertahankan ajaran Ahlusunnah wal-Jama’ah,” katanya.
Warga Nahdliyin sepatutnya bergotong royong men-support pembangunan Gedung Pusdiklat Ansor Ponorogo yang rencananya terdiri dari dua lantai. Kang Bupati optimistis target pembangunan kelar dalam waktu tiga bulan. “Lantai satu diselesaikan dulu, sudah ada aula yang dapat dimanfaatkan untuk beragam kegiatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Ponorogo Muhammad Ilham menyilakan masyarakat ikut memanfaatkan gedung pusdiklat jika pembangunannya rampung kelak. Apalagi, di lantai dua terdapat deretan ruangan menyerupai asrama, termasuk kantor. “Bisa untuk walimahan atau pengajian, dengan tidak mengurangi fungsi utamanya sebagai pusat pendidikan dan pelatihan,” terang Ilham.
Menurut dia, GP Ansor yang resmi berdiri pada Muktamar NU ke-9, 24 April 1934, mengiringi sepanjang sejarah perjalanan bangsa karena mengambil peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia. “Adanya gedung pusdiklat akan mendukung percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggota Ansor,” tegasnya. (magang kominfo)