Dindik Ponorogo Ajak Ribuan Pelajar SMP Turun ke Jalan CFD agar Tak Terkungkung di Kelas
AREA car free day (CFD) di Jalan Hadji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto Ponorogo menjadi venue panjang bagi ribuan pelajar SMP zonasi kota, Minggu (27/04/2025). Mereka bebas mengekspresikan bakat dan minat melalui pertunjukan tari tradisional, live musik, pameran seni, hingga sport game. ‘’Kami ingin pelajar Ponorogo punya panggung untuk berkembang. Bukan hanya terkungkung di dalam kelas, tapi juga di ruang-ruang publik seperti ini,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo Nurhadi Hanuri.

Dia mengklaim sejumlah 2.025 pelajar dari SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, serta SMPN 6 terlibat dalam event bertajuk ‘’Semarak Anak Indonesia Sehat,’’. Acara sengaja dihelat di akhir April lantaran masuk rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). ‘’Puncak peringatan Hardiknas di Ponorogo nanti tanggal 5 Mei,’’ terangnya.
Pihaknya bakal mengerahkan peserta ajar mulai di pendidikan anak usia dini (PAUD), pelajar SD, hingga SMP untuk ikut turun ke jalan memenuhi area CFD di kawasan HOS. Bentang Jalan HOS Cokroaminoto sepanjang 1.000 meter bakal dipenuhi kalangan pelajar dari berbagai tingkatan satuan pendidikan itu. ‘’Pasti lebih heboh lagi acaranya,’’ jamin Nurhadi.
Selain unjuk kreativitas, acara ini juga diawali dengan senam sehat untuk mensosialisasikan dan mempromosikan Senam Anak Indonesia Sehat di setiap satuan pendidikan. “Harapannya, sebelum memulai kegiatan belajar-mengajar, para siswa rutin melakukan senam sehat untuk membiasakan hidup sehat sejak dini. Dengan tubuh yang bugar dan kuat, siswa diharapkan lebih mudah memahami pelajaran dan mencapai prestasi maksimal,” imbuh Nurhadi.

Sementara itu, Yudiono, guru SMPN 4 Ponorogo yang mendampingi siswanya mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Anak-anak sangat bersemangat untuk unjuk kreativitas hari ini. Selain untuk kesehatan, kegiatan ini juga menunjang kelancaran proses belajar-mengajar di sekolah,” ungkap Yudi
Yudi berharap, kedepan CFD Hos Cokroaminoto di Ponorogo tak hanya sekedar menjadi ajang olahraga mingguan, tetapi juga menjadi panggung terbuka dan etalase bagi kreatifitas dan prestasi anak-anak Bumi Reyog. (kominfo/arm)