Berliana Sumbang Emas Pertama Porprov untuk Kontingen Ponorogo

KETUA Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Ponorogo Relelyanda Solekha Wijayanti ikut bangga atlet putri andalannya meraih emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX 2025. Ya, Berliana Putri Wijaya menunjukkan kelas sebagai juara kejurnas dengan mengulang catatan waktu terbaik. Berliana pula yang memecah telur perolehan medali emas Kontingen Ponorogo di kejuaraan olahraga skala provinsi itu.

FOTO : DOKUMENTASI KONI FOR KOMINFO PONOROGO

Lely –sapaan Relelyanda Solekha Wijayanti– memuji Berliana selalu menjaga fokus setiap tampil di kejuaraan panjat tebing. Pelajar yang kini menempuh pendidikan di SMAN Olahraga (Smanor) Siidoarjo itu mampu tampil prima di papan panjat. “Kami mengirimkan sembilan atlet panjat tebing di Porprov Jatim, mudah-mudahan prestasi Berliana menginspirasi atlet lainnya. Termasuk anggota Kontingen Ponorogo.” kata Lely.

Menurut dia, Berliana juga tercatat sebagai kampiun Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten. Dalam final yang berlangsung Minggu (22/6/2025) malam, Berliana mencatatkan waktu impresif 7,876 detik di kategori speed junior putri. Catataan itu sekaligus mengantarkannya menjadi yang tercepat di antara para finalis dari berbagai provinsi. “Berliana itu punya tekat yang kuat, penampilannya selalu maksimal,” ungkap Lely.

Muncul tekad dari FPTI Ponorogo untuk memoles.atlet lainnya agar berprestasi secemerlang Berliana. Kejuaraan panjat tebing berskala kabupaten ajeg digelar sebagai upaya penjaringan bibit atlet berbakat. “Meskipun kami terkendala fasilitas yang terpaksa menumpang papan panjat di Universitas Muhammadiyah. Tapi semangat atlet yang tergabung di 14 klub panjat tebing tidak berkurang,” ujar Lely yang anggota DPRD Ponorogo dari PDI Perjuangan itu.

Terpisah, Ketua Modern Penthatlon Indonesis (MPI) Ponorogo Farida Nurainiketika atletnya yang bertanding di kelas perseorangan gagal meraih meraih medali. Padalah, saat kejuaraan provinsi (Kejurprov) beberapa waktu lalu mampu mengukir prestasi. Kejutan malah datang dari duet Fira dan Fajra yang meraih medali emas dari kelas triathlon mixed relay. “Atlet lainnya jangan berkecil hati dan harus tetap semangat. Dalam pertandingan olahraga, segala kemungkinan bisa terjadi,” terang Farida. (kominfo/win)