Minim Kebocoran, Retribusi Parkir Grebeg Suro di Alun-Alun Sumbang PAD Puluhan Juta
KANTONG-KANTONG parkir di kawasan Alun-Alun Ponorogo memberikan kontribusi cukup besar bagi pendapatan asli daerah (PAD) selama 10 hari gelaran Grebeg Suro 2025. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo menerapkan sistem gate (pintu keluar masuk) bersamaan mengawasi ketat penarikan retribusi parkir kendaraan.

TERTIB : Petugas Dishub Ponorogo mengatur lalu lalang kendaraan bersamaan gelaran Grebeg Suro 2025 beberapa waktu lalu.
“Pemasukan dari retribusi parkir di kawasan alun-alun selama Grebeg Suro naik signifikan,” kata Kadishub Ponorogo Wahyudi, Selasa (1/7/2025). Dia menyebut nominal senilai Rp 61 juta yang masuk ke kas daerah dari retribusi parkir kendaraan itu. Jumlahnya naik sekitar 60 persen berbanding pemasukan dari lokasi dan event yang sama pada tahun lalu di kisaran Rp 38 juta.
“Dalam satu malam ada sekitar 1.000 sampai 2.000 kendaraan yang parkir,” imbuh Wahyudi. Pun, ada petugas dishub yang sudah standby di lima titik kantong parkir seputar alun-alun. Petugas hendak memastikan penarikan retribusi parkir disertai karcis dengan tarif sesuai ketentuan. “Untuk menekan kebocoran serta munculnya parkir liar,” lanjut Wahyudi.
Selain mengefektifkan pengawasan, menurut Wahyudi, penerapan sistem gate memudahkan pemilik kendaraan untuk keluar masuk sehingga tidak menimbulkan kemacetan parah di kawasan alun-alun. “Peningkatan hasil retribusi parkir kendaraan selama Grebeg Suro di kawasan alun-alun juga berkat kerja sama petugas dishub dengan juru parkir,” ujarnya.

Selain itu, pemanfaatan halaman Sasana Praja dan halaman Gedung Kridha Praja turut andil menambah pemasukan retribusi parkir. Wahyudi akan terus berinovasi meningkatkan perolehan retribusi parkir untuk menyokong target PAD Rp 1 triliun sesuai instruksi Bupati Sugiri Sancoko. “Selain terus melakukan evaluasi, sistem gate efektif diterapkan di event-event besar,” pungkasnya. (kominfo/win)