Fasilitas Gedung Sekolah Rakyat Ponorogo Dapat Pujian Jempol Dua dari Gubernur Khofifah 

CALON peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo mendapat kesempatan bertatap muka langsung dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (26/7/2025). Dalam pertemuan di Gedung Sentra Industri (GSI) Jalan Trunojoyo yang menjadi rintisan SR  itu, Khofifah memberikan semangat dan motivasi dengan sifat keibuannya yang khas.

FOTO: MEYLAN HESTI/KOMINFO PONOROGO
TINJAU LAPANGAN : Bupati Sugiri Sancoko mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melihat kesiapan gedung Sekolah Rakyat Ponorogo, Sabtu (26/7/2025).

“Semuanya semangat ya, harus punya cita-cita yang tinggi. Sekarang sudah berasrama dan semuanya akan menjadi bagian dari keluarga,” kata Khofifah. SR Ponorogo menyelengarakan pembelajaran lima rombongan belajar (rombel) yang terdiri 125 pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA yang semuanya menghuni asrama.

Khofifah mengacungkan dua jempol tangan untuk fasilitas gedung rintisan SR Ponorogo. Deretan ruangan yang dulunya untuk aktivitas perajin  industri kecil dan menengah (IKM), itu lebih dari cukup untuk kegiatan belajar mengajar serta asrama. ”Ponorogo ini jauh di luar bayangan saya. Saya sudah berkeliling ke berbagai Sekolah Rakyat, tapi yang di sini luar biasa,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, SR Ponorogo termasuk kategori 1B yang dijadwalkan mulai pembelajaran pada 1 Agustus mendatang bersama enam lokasi lain di Jatim  Sedangkan SR kategori 1A sudah lebih dulu memulai pembelajaran pada 14 Juli lalu bersamaan awal tahun ajaran baru. Dengan skema terintegrasi mulai SD, SMP, hingga SMA dalam satu lingkungan berasrama bakal membentuk karakter anak yang hebat. ”Ini bisa jadi role model nasional. Pendidikan, pembinaan karakter, serta pengembangan keterampilan berjalan seimbang. Bahkan penguatan bahasa Inggris bisa kolaborasi dengan Pare,” jelasnya.

Tak hanya fasilitas belajar, Khofifah meminta aspek pembinaan kedisiplinan juga menjadi perhatian. Dia menyebutkan rencana penggunaan lonceng untuk mengatur aktivitas siswa mulai dari bangun tidur, belajar malam, hingga istirahat. Dia juga menekankan pentingnya kegiatan fisik seperti senam pagi dan sarapan bergizi yang menjadi bagian dari pembentukan karakter. ”Anak-anak dikumpulkan jam lima pagi dengan lonceng. Senam, sarapan, mandi, dan siap sekolah. Malam pun harus tidur teratur. Ini cara  penggemblengan karakter yang maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko segera memenuhi sejumlah catatan dari Gubernur Khofifah. Di antaranya, melengkapi sarana penunjang belajar. ”Atas saran Bu Gubernur,  kami akan lengkapi smart board di tiap kelas agar pembelajaran lebih excellent,” ujar Kang Giri.

Bupati Ponorogo dua periode itu memastikan capaian renovasi sudah sesuai target yang akan rampung pada 31 Juli. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar di SR Ponorogo sudah berjalan mulai  1 Agustus 2025.  “Tinggal finishing, kami pastikan semua siap sebelum pembelajaran dimulai,” tegasnya. (kominfo/win)