Bupati Sugiri Sukses Sutradarai Dahono Wengker Lakonkan Sumilaking Mendung Temayung
KETOPRAK Dahono Wengker sukses melakukan debut ulangnya di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo, Kamis (7/8/2025) malam. Ada peran lebih Bupati Sugiri Sancoko melahirkan lagi grup ketoprak yang pernah jaya pada masanya dulu itu. Ketoprak Dahono Wengker Reborn tampil kembali dengan mengusung kekinian lewat teknologi multimedia yang menghias panggung.

“Kami harus berdamai dengan teknologi sehingga sengaja menghadirkan multimedia sebagai ilustrasi kisah. Kalau ceritanya tentang kerajaan, maka akan ada visualisasi di layar. Ini penting untuk menarik perhatian generasi muda tanpa menghilangkan ruh ketoprak itu sendiri,” kata Bupati Sugiri Sancoko yang menjadi sutradara dalam lakon Sumilaking Mendung Temayung alias Damarwulan Ngarit itu.
Pentas Dahono Wengker mengisahkan intrik, perjuangan, dan asmara menjelang runtuhnya Kerajaan Majapahit. “Ini penting untuk pembelajaran kita bersama. Ada perjuangan, ada suksesi, pengkhianatan, hingga hubungan asmara di kandang kuda. Semuanya dikemas dalam cerita yang komplet,” terang Kang Giri.
Bupati Ponorogo dua periode itu tak henti memberikan semangat kepada para pemain Dahono Wengker. Sebagai sutradara, Kang Giri hadir langsung dalam sesi geladi bersih. Penonton yang membeludak memberi suntikan semangat tersendiri bagi seluruh kru Dahono Wengker. “Nanti akan indah seperti Dahono Wengker naliko semanten (waktu dulu).” ucapnya memberi semangat kepada para seniman ketoprak yang tampil dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo.
Kang Giri mengungkapkan bahwa pagelaran Ketoprak Dahono Wengker Reborn bukan sekadar menghidupkan kenangan masa lalu. Namun, juga menjawab tantangan zaman dengan pendekatan modern. “Ketoprak bukan sekadar tontonan. Tapi adalah identitas yang harus terus diperjuangkan, dipelajari, dan dilestarikan,” ungkapnya.

Peran Kang Giri layak disebut sebagai maesenas dalam mengupayakan Ketoprak Dahono Wengker Reborn. Sebab, menjadi penyokong seni ketoprak yang sempat mati suri untuk lahir kembali. Sebagai sutradara, Kang Giri harus menyiapkan skenario, serta datang dalam sesi latihan dan saat geladi bersih. Bahkan, mengemudikan mobil siaran keliling sambil mengumumkan bahwa Dahono Wengker akan tampil di Alun-Alun Ponorogo. (kominfo/mey)