Baznas dan Pemkab Ponorogo Gelontorkan Bantuan Produktif Tekan Kemiskinan
SINERGI Pemkab Ponorogo dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menyejahterakan umat akhirnya menyentuh langsung warga Desa Tulung Kecamatan Sampung. Bantuan berupa bedah lima rumah tidak layak huni, 30 ekor kambing, 10 gerobak angkringan, dan beasiswa diserahkan sekaligus, Rabu (19/11/2025).
Ketua Baznas Ponorogo Kholid Ali Husni menyebut penggelontoran beragam bantuan itu juga berkaitan langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan. Dia berharap para mustahik (penerima zakat) dapat meningkatkan penghasilan melalui kegiatan produktif dengan beternak kambing atau membuka warung angkringan. “Kami ingin angka kemiskinan di Kabupaten Ponorogo berkurang,” katanya.

Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyerahkan sejumlah bantuan kepada para mustahik dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Tulung, Kecamatan Sampung
Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Baznas Ponorogo selama ini mengusung lima program utama. Yakni, Ponorogo Taqwa, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Sehat, Ponorogo Peduli, dan Ponorogo Makmur. “Penyaluran bantuan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para mustahik,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita yang ikut turun gunung ke Desa Tulung memberikan apresiasi atas kontribusi besar Baznas dalam mendukung pembangunan. Apalagi, kinerja Baznas Ponorogo semakin meningkat dari tahun ke tahun hingga mampu menghimpun ZIS yang nilainya hampir mencapai nominal Rp 10 miliar dalam satu tahun. “Kepada para muzaki, mari lebih semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah untuk membantu yang lemah sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat serta menurunkan angka kemiskinan,” ajaknya.

Ajakan Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– itu secara tersirat mengarah ke kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penyumbang zakat terbesar ke Baznas Ponorogo lewat potongan gaji setiap bulan. Pemkab Ponorogo akan terus bergandengan erat dengan Baznas untuk memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat. “Saya melihat Baznas berupaya maksimal dalam pendistribusian bantuan agar aman secara syariat dan regulasi,” ungkapnya. (kominfo/wbi)