Lahirkan Generasi Qur’ani di Ponorogo, 1.664 Pelajar SD Jalani Uji Publik Tahfidz

PROGRAM Tahfidz Al-Qur’an di Ponorogo berjalan efektif. Sebanyak 1.664 pelajar sekolah dasar (SD) negeri dan swasta mengikuti uji publik menghafal juz dalam Al-Qur’an dengan berbagai tingkatan itu di Pendopo Pemkab Ponorogo, Rabu (22/4/2026).

Para pelajar tampil percaya diri saat menyetorkan hafalan Al-Qur’an di depan tim penguji dan tamu undangan. Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita tampak terharu tatkala menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pelajar SD yang telah menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. “Program tahfidz bukan sekadar mengasah kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga proses membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia sejak tingkat pendidikan dasar,” kata Bunda Lis  –sapaan Lisdyarita.

FOTO: TIK KOMINFO PONOROGO

Pun, terbit Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo Nomor 37 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Keagamaan Pada Pendidikan Dasar. Bunda Lis berharap lahir generasi Qur’ani di Ponorogo. Uji publik di Pendopo Pemkab Ponorogo sengaja mengambil tema “Al-Qur’an Pesan Abadi dalam Menerangi Hati dan Pikiran.” “Para pelajar bersemangat, orang tua mendukung, demikian pula sekolah dan pemkab memberikan dukungan penuh,” terang Bunda Lis tentang Program Tahfidz Al-Qur’an yang sudah memasuki tahun keempat di Ponorogo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri menegaskan bahwa Perbup Ponorogo Nomor 37 Tahun 2022 mengatur rinci tentang pembelajaran peserta didik mulai dari membaca Al-Qur’an tingkat dasar, Tahsinul Qur’an, hingga Tahfidzul Qur’an. Capaian kompetensi untuk jenjang SD berupa materi hafalan Juz 30. Sedangkan jenjang SMP adalah Juz 30, Juz 1, dan Juz 2. “Membaca dan menghafal Al-Qur’an akan menjadi kebiasaan anak-anak di Ponorogo,” terang Nurhadi.

Implementasi Perbup Ponorogo 37/2022 itu terus menggelinding kencang. Terbukti, ribuan pelajar SD dan SMP secara bergelombang menjalani wisuda Program Tahfidz Al-Qur’an. (kominfo/han)