Lisdyarita Bersyukur Antar dan Sambut Jemaah Haji Ponorogo Utuh 557 Orang
RINDU para keluarga jemaah haji asal Ponorogo terobati, Sabtu (6/6/2026) dini hari. Ini bersamaan rombongan 557 jemaah haji yang terbagi dalam kelompok terbang SUG 19 dan SUG 20 tiba di depan Paseban Alun-Alun Ponorogo. Mereka terpisah jarak selama 40 hari sejak keberangkatan ke Tanah Suci pada 26 April lalu.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita berada di barisan depan saat menyambut kedatangan rombongan jemaah haji itu. Keharuan terasa ketika Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– menjabat tangan satu per satu haji dan hajah yang pulang ke kampung halaman. “Alhamdulillah, semua dalam keadaan sehat. Selamat datang kembali di Ponorogo, selamat bertemu dengan keluarga dan kerabat. Semoga panjenengan semua menjadi haji yang mabrur,” kata Bunda Lis.

Bunda Lis mengungkapkan kebahagiaannya karena berkesempatan mengantar keberangkatan sekaligus menyambut kedatangan para jemaah haji. Bunda Lis berharap kebiasaan baik yang dijalani para jemaah haji selama berada di Tanah Suci terus berlanjut setelah kembali ke rumah masing-masing. “Nilai-nilai ibadah, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian sosial yang terbentuk selama menunaikan ibadah haji perlu terus dijaga,” harapnya.
Bunda Lis jiga mengapresiasi peran petugas haji yang sudah mendampingi para jemaah sejak persiapan keberangkatan, ketika melaksanakan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia. “Mudah-mudahan ke depan Ponorogo bisa memberangkatkan lebih banyak lagi jemaah haji dengan pelayanan yang terbaik,” ungkapnya.

Pun, suasana haru sudah terasa saat armada bus yang membawa 557 jemaah haji tiba di lokasi. Keluarga jemaah melambaikan tangan bersamaan sebagian penumpang di dalam bus mulai berdiri karena ingin segera bertemu keluarganya. Lukmanul Hakim, ketua kloter, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah haji Ponorogo. “Alhamdulillah, jemaah haji Ponorogo sejumlah 557 orang, sejak awal berangkat sampai pulang tetap utuh, tanpa seorangpun yang tertinggal di Arab Saudi,” ujarnya. (kominfo/wbi)